Tinggi dan Berat Badan Pengaruhi Gizi Sang Buah Hati Selama Periode Emas

Pernahkah Moms mendengar istilah “Periode Emas”? Mungkin untuk sebagian Moms, istilah ini sudah tidak asing lagi. Periode Emas atau yang kerap disebut dengan Windows of Opportunities merupakan istilah lain dari Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) dimana tumbuh-kembang sang Buah Hati akan berlangsung secara pesat. Periode ini dimulai sejak Buah Hati masih berada di dalam kandungan Moms hingga ia menginjak usia 2 tahun.

Sama seperti momen berharga ketika ia dilahirkan ke dunia, selama 1000 Hari Pertama Kehidupannya pun memiliki berbagai keajaiban. Pasalnya, pada periode ini pertumbuhan otak sang Buah Hati terjadi sangat pesat sehingga mendukung keseluruhan proses tumbuh-kembangnya dengan sempurna. Untuk itu, Moms sangat dianjurkan untuk memenuhi segala asupan gizi yang ia butuhkan, salah satunya adalah dengan memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan pertama.

Namun apabila gizi Buah Hati tidak terpenuhi, maka peluang kekurangan gizi seperti stunting, mudah sakit, dan sulit untuk mengikuti pelajaran di sekolahnya akan semakin tinggi. Menurut Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI di tahun 2018, Indonesia memiliki persentase gizi buruk pada balita usia 0 – 23 bulan sebesar 3,8%, sedangkan persentase gizi kurang yakni 11,4%. Persentase status gizi ini dipengaruhi oleh faktor berat badan dan tinggi badan Buah Hati lho, Moms.

Oleh karena itu, jangan lupa Moms untuk selalu mengawasi pertumbuhan berat badan dan tinggi badan serta menyiapkan segala sesuatunya selama Periode 1000 Hari Pertama Kehidupan sang Buah Hati ya Moms.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *